Tips menyisir rambut tanpa membuatnya rontok

Selamat tinggal rambut kusut!

Angkat tangan jika rambutmu keriting atau mudah kusut sehingga sulit disisir? Jika mengalaminya berarti kamu butuh waktu lebih lama untuk menyisir dan membuatnya halus hingga mudah ditata.

Agar ritual menyisir rambut tidak menjadi hal yang mustahil dan membuatmu trauma, kami sudah siapkan beberapa tips penting untukmu. Simak selengkapnya di sini!

Yang perlu kamu lakukan dan hindari

DO: Pilih saat yang tepat untuk menyisir.

Ketika menyisir rambut, banyak pro kontra seputar waktu yang tepat untuk melakukannya. Ada yang bilang bahwa rambut basah tak boleh disisir dansebaiknya menunggu hingga benar-benar kering. Sebaliknya, ada pula yang justru kesulitan menyisir rambut dalam kondisi kering.

Jika rambutmu rusak karena di-bleaching atau mengalami kerontokan parah, sebaiknya kamu mencoba menyisir saat rambut kering (dry detangling). Saat kering, kondisi rambut cenderung lebih kuat dibandingkan saat basah. Jadi sedikit tarikan saat menyisir tidak akan membuat rambutmu patah.

Namun, ada juga kondisi rambut dimana rambut menjadi sangat kusut segera setelah dibasahi. Rambut terasa menggumpal sehingga susah untuk dikeramas. Jika ini masalahnya, kamu hanya butuh produk yang tepat agar menyisir rambut basah tak melukai batang rambutmu.

DON’T: Tidak memakai conditioner.

Conditioner wajib hukumnya! Setelah keramas, pastikan kamu memakai conditioner dengan rutin. Untuk rambut yang sangat rapuh, kamu bisa gunakan conditioner seperti Green Angelica Hair Serum Conditioner yang memang diformulasikan untuk melembutkan rambut rusak.

Gunakan conditioner ini dalam jumlah banyak dan merata ke seluruh batang rambut tanpa menyentuh kulit kepala. Pembilasan yang benar akan membuat rambutmu terhindar dari rasa lepek dan berminyak.

Agar manfaatnya bisa terasa maksimal, peras rambut agar sisa air yang berlebihan bisa terbuang. Kemudian baru balurkan conditioner pada rambut.

DO: Gunakan alat yang tepat.

tips menyisir rambut keriting

Dalam menyisir rambut, penggunaan sisir yang tepat memiliki peran penting. Cara termudah adalah dengan menyesuaikannya dengan jenis dan kondisi rambut.

Nylon bristle brush: Sisir ini cocok untuk rambut keriting yang sangat padat dan tebal. Rambut jenis ini berpotensi kusut lebih cepat. Sisir berbahan nilon dengan bantalan karet pada bagian bawahnya dapat meminimalisir static atau kondisi rambut menempel pada sisir.

Sisir bergigi jarang: Sisir bergigi jarang yang memiliki ukuran besar mungkin butuh waktu agak lama untuk menyisir rambut kusut. Namun sisir ini cocok untuk semua jenis rambut dan mudah digunakan saat rambut basah. Dan yang pasti, sisir ini merupakan sahabat bagi rambut keriting.

DON’T: Menyisir rambut dari akar.

Sudah pilih conditioner yang tepat, sudah pilih sisir yang sesuai, sekarang saatnya praktik! Jika rambutmu mudah menggumpal dan kusut, bagi rambut dalam beberapa bagian saat menyisirnya.

Setelahnya, sisir rambut mulai dari ujung rambut kemudian secara perlahan dan bertahap naik ke atas.  Menyisir dari akar akan memberikan tekanan pada bagian akar dan membuat rambut lebih mudah rontok. Dengan menyisir rambut dari bawah ke atas, jumlah rambut yang patah ataupun rontok akan berkurang jauh.

Yang tak kalah penting adalah memberikan nutrisi tambahan pada rambut agar lebih sehat dan halus, sehingga ritual menyisir tak lagi merepotkan. Andalan kami adalah Green Angelica Hair Serum Vitamin.

Vitamin ini mengandung lima minyak alami yang efektif menutri rambut secara mendalam. Pemakaiannya pun mudah. Aplikasikan vitamin dari ujung hingga bagian tengah rambut. Remas-remas sedikit rambutmu agar vitamin lebih meresap.

Berbekal pengetahuan dasar soal menyisir rambut ini, kami harap kamu lebih percaya diri jika dihadapkan dengan persoalan rambut patah dan kusut!